Masuk

Ingat Saya

MEMAHAMI NILAI-NILAI PANCASILA

Rumusan Pancasila sebagaimana terdapat dalam Pembukaan UUD NRI 1945 alinea IV, terdiri atas lima sila, asas atau prinsip yaitu:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pancasila itu sendiri pada hakekatnya ia adalah nilai (Kaelan, 2002). Nilai memiliki sifat sebagai realitas yang abstrak, normatif dan berguna sebagai pendorong tindakan manusia.

Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa
• Adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya pencipta alam semesta.
• Bangsa Indonesia adalah bangsa yang untuk taat pada perintah Tuhan dan menjauhi larangannya sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.
• Adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama, menghormati kemerdekaan beragama, tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminasi antarumat beragama

Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab
• Kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama
• Manusia perlu diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, sama derajatnya dan sama hak dan kewajiban asasinya. Berdasarkan nilai ini, secara mutlak ada pengakuan terhadap hak asasi manusia.

Nilai persatuan Indonesia
• Usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
• Mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia.
• Adanya perbedaan bukan sebagai sebab perselisihan tetapi justru dapat menciptakan kebersamaan. Kesadaran ini tercipta dengan baik bila semboyan ”Bhinneka Tunggal Ika” sungguh-sungguh dihayati.

Bangsa Indonesia bukanlah suatu masyarakat yang berketurunan yang sama (dari satu nenek moyang); bukan pula masyarakat yang mempunyai budaya atau bahasa atau agama yang sama, tetapi Bangsa Indonesia merupakan satu bangsa, karena timbulnya niat berbagai suku bangsa di Kepulauan Nusantara untuk hidup bersama secara turun temurun sebagai satu bangsa.

Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
• pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan.

• Berdasarkan nilai ini, diakui paham demokrasi yang lebih mengutamakan pengambilan keputusan melalui musyawarah mufakat

Memberikan kesempatan mendengarkan pendapat yang cukup luas dan memberikan kesempatan bicara kepada semua pihak  yang berkepentingan, maka keputusan yang diambil wajib mencerminkan hasil permusyawaratan. Maka keputusan itu wajib dihormati/disetujui dan dilaksanakan.

Nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan yaitu tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahiriah maupun batiniah. Negara Indonesia yang diharapkan adalah negara Indonesia yang berkeadilan. Paham ini didasarkan pada pendapat, bahwa hukum merupakan suatu sarana  kehidupan berbangsa dan bernegara.

lidwinahana
Dengan